Pembagian BLT Dana Desa di Mandailing Natal Tidak Merata, Mobil dan Motor Dibakar

- 30 Juni 2020, 09:22 WIB
Kerusuhan terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin 29 Juni 2020.* /ANTARA/HO

PORTAL JEMBER – Akibat pembagian bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD), pecah kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandiling Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin 29 Juni 2020.

Besarnya BLT Rp 600 ribu per kepala keluarga.  Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, akibat permasalahan BLT tersebut, sekitar 300-an orang warga melakukan unjuk rasa dari sore hingga malam.

Baca Juga: Niatnya Ingin Sehat dengan Bersepeda, Malah 4 Meninggal Dunia di Yogyakarta

Dalam orasinya, massa juga menjelaskan bahwa Kepala Desa Mompang Julu dinilai tidak transparan dalam pengolahan dana desa serta diduga melakukan praktik KKN terhadap kebijakan yang telah dilakukan. "Sehingga massa pun berdemo, sekaligus meminta klarifikasi," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Dalam tuntutannya, lanjut Tatan, massa juga meminta Bupati Madina agar mencabut SK Kepala Desa Mompang Julu.

Baca Juga: Kekuatan Militer Indonesia Lebih Unggul dari Israel, Ini Alasannya

Selain itu, massa meminta penegak hukum agar memeriksa dan menangkap kepala desa mereka itu. Dalam aksi yang dilakukan, massa juga melakukan pemblokiran jalan.

"Negosiasi sebetulnya sudah dilakukan, namun tidak menemukan titik temu. Tuntutan massa selambat-lambatnya akan diproses selama lima hari," katanya pula.

Pemblokiran jalan yang dilakukan oleh massa pun semakin tidak terkendali. Massa juga melakukan penyerangan terhadap personel TNI - Polri yang berjaga-jaga dengan melemparkan kayu dan batu yang ada di bahu jalan.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X