Kru Kapal Tiongkok Selamatkan Nelayan Indonesia yang Karam di Laut Natuna

- 29 Juni 2020, 19:03 WIB
ILUSTRASI Basarnas melakukan pencarian nelayan yang hilang akibat KM Puspita Jaya tenggelam di Teluk Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa 23 Juni 2020.* //ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunnas/foc

PORTAL JEMBER – Kapal nelayan Indonesia dengan total awak tujuh orang karam di Laut Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Senin 29 Juni 2020 dini hari.

Sebanyak enam orang nelayan selamat. Namun, seorang lagi meninggal dunia. Mereka diselamatkan kali pertama oleh kapal Tiongkok Guan Yuan 28.

"Kapal Gua Yuan 28 mengevakuasi ketujuh korban dalam kondisi enam orang selamat dan satu orang meninggal dunia," kata Kepala Subseksi  Sumberdaya Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna, Leo Umbara, Senin, seperti dikutip dari Galamedianews.Pikiran-Rakyat.com.

Baca Juga: Niatnya Ingin Sehat dengan Bersepeda, Malah 4 Meninggal Dunia di Yogyakarta

Kapal nelayan Indonesia yang tenggelam adalah Kapal Motor (KM) Sidik. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Desa Tanjung, Natuna, pada pukul 16.00 Jumat 27 Juni 2020.

Kapal berbobot 6 gross ton (GT) itu berlayar menuju Kuala Mempawah, Pontianak. Namun mereka terjebak badai sekitar pukul 03.00 WIB Sabtu 28 Juni 2020.

Artikel ini telah tayang di Galamedianews.Pikiran-Rakyat.com dengan judul: Karam di Laut Natuna, Kapal China Selamatkan Nelayan Indonesia

Kapal mengalami kerusakan hingga kemasukan air. Mesin pompa tidak mampu membuang air kembali ke laut. Walhasil, kapal tersebut tenggelam di sekitar Pulau Seraya.

Baca Juga: Jungkook Pernah Menangis Saat Acara BTS, Ternyata Penyebabnya Soal Tulisan untuk Army

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X