Sebulan Lebih Jalani PSBB, Surabaya Raya Masih Jawara Pasien Tertinggi Covid-19

- 31 Mei 2020, 10:46 WIB
Warga mengikuti test swab COVID-19 menggunakan mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020). Swab test dengan Mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tersebut bertujuan untuk mempercepat pengujian secara lebih masif dan spesimen swab di lapangan.
Warga mengikuti test swab COVID-19 menggunakan mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020). Swab test dengan Mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tersebut bertujuan untuk mempercepat pengujian secara lebih masif dan spesimen swab di lapangan. //ANTARA/Umarul Faruq

PORTAL JEMBER - Sebulan lebih pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berjalan di Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik).

Tetapi, pertambahan pasien baru di ketiga daerah tersebut masih yang tertinggi di Jawa Timur.

Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencatat, kasus baru sampai Sabtu 30 Mei 2020 pukul 17.00 WIB, di Surabaya sebanyak 101 orang, Sidoarjo 23 orang, dan Gresik 5 orang.

Baca Juga: Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Malam Ini Lebih dari 5.0 M Disertai dengan Susulan

Secara keseluruhan, masing-masing jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19, yaitu Surabaya mencapai 2.495 orang, diikuti Sidoarjo 632 orang serta Gresik 163 orang.

"Semua harus tetap waspada dan jalankan protokol kesehatan. Ingat, vaksin covid-19 belum ditemukan, maka saat ini vaksin terbaik adalah kedisiplinan, pola hidup bersih dan sehat serta patuh terhadap protokol kesehatan," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Sabtu malam.

Baca Juga: 5 Letusan Gunung Purba di Indonesia Ini Dampaknya Sangat Mengerikan

Sementara itu, di Jawa Timur khusus Sabtu terdapat tambahan pasien 191 orang, sehingga total di Jawa Timur terdapat 4.600 orang terinfeksi corona.

Selain di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, secara rinci tambahan kasus baru 1 orang terjadi di Tuban, Kota Probolinggo, dan Pamekasan.

Lalu, tambahan Lamongan 8 orang, Trenggalek 2 orang, Kota Malang 1 orang, Kabupaten Kediri 10 orang, Pacitan 1 orang, Banyuwangi 1 orang, dan Bangkalan 3 orang.

Baca Juga: Rumah Ibadah Sudah Boleh Beraktivitas dengan Syarat-Syarat Berikut Ini

Disusul Kota Mojokerto 2 orang, Ponorogo 7 orang, Tulungagung 7 orang, Jember 1 orang, Jombang 8 orang, Nganjuk 2 orang, Kabupaten Probolinggo 1 orang, Bojonegoro 4 orang serta Sumenep 1 orang.

Jumlah pasien sembuh dari infeksi virus corona mencapai 609 orang (13,24 persen) atau terdapat tambahan 20 orang.

Yaitu, 7 orang asal Magetan, masing-masing 2 orang asal Pamekasan, Sidoarjo, Lamongan dan Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Tanggapi Kematian George Floyd, Barack Obama Nyatakan 'New Normal' Untuk Warga Kulit Hitam AS

Selanjutnya, masing-masing 1 orang asal Kota Batu, Lumajang, Ponorogo, Nganjuk dan Bojonegoro.

Untuk kasus meninggal dunia karena covid-19 hingga saat ini tercatat 396 orang (8,61 persen) atau tambahannya 24 orang.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Antara


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X