PSBB Seperti Tanpa Hasil, Pasien Corona di Surabaya Raya Masih Sangat Tinggi

- 23 Mei 2020, 05:06 WIB
Peta sebaran COVID-19 di Jatim saat ditampilkan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya yang tercatat hingga Kamis 21 Mei 2020 pukul 17.00 WIB. /ANTARA/Humas Pemprov Jawa Timur

PORTAL JEMBER - Tiga hari ke depan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap II di Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Sidoarjo) akan berakhir.

Tetapi, PSBB di tiga daerah tersebut terasa seperti tidak membuahkan hasil. Bagaimana tidak, dari hari ke hari pertambahan kasus di Surabaya Raya masih sangat tinggi.

Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencatat, tambahan pasien positif di Jawa Timur hingga Jumat 22 Mei 2020 pukul 17.00 WIB sebanyak 153 orang. Yang terbanyak masih Surabaya Raya, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Ini Alasan Presiden Trump Tidak Pakai Masker saat Berkunjung di Pabrik Ford

"Yang paling banyak tetap dari Kota Surabaya sebanyak 51 orang, kemudian Gresik 28 orang, dan Sidoarjo 27 orang," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat malam.

Secara total, data yang masuk ke Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur, jumlah pasien secara keseluruhan di provinsi ini 3.095 orang.

Sementara itu, rincian tambahan 153 orang di Jawa Timur pada Jumat, 51 orang dari Surabaya, 28 orang dari Gresik, 27 orang dari Sidoarjo.

Baca Juga: Masjid Istiqlal Jakarta Pastikan Tak Gelar Salat Idul Fitri 1441 Hijriah Maupun Takbiran

Lalu, 18 orang Kabupaten Kediri, 4 orang dari Pacitan, dan masing-masing 3 orang dari Kabupaten Madiun dan Nganjuk.

Kemudian, masing-masing 2 orang dari Kabupaten Mojokerto, Tulungagung, Kabupaten Malang dan Kota Malang. Disusul masing-masing 1 orang dari Jombang, Kota Kediri, Kota Batu, Kota Mojokerto, Bangkalan serta dua orang tambahan dari anak buah kapal (ABK).

Terkait dengan pasien sembuh dari infeksi virus corona di Jawa Timur saat ini mencapai 426 orang (13,76 persen) atau bertambah 13 orang, yakni masing-masing 3 orang asal Kabupaten Madiun dan Nganjuk dan 2 orang asal Kabupaten Malang.

Baca Juga: 2.231 Pasien Covid-19 di Jakarta Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Berikutnya, masing-masing 1 orang asal Lumajang, Sidoarjo, Tuban, Kabupaten Blitar dan Kota Surabaya.

Untuk kasus meninggal dunia karena covid-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 273 orang (8,82 persen) atau bertambah 15 orang. Yaitu, 9 orang asal Surabaya, 4 orang asal Sidoarjo dan masing-masing 1 orang asal Tulungagung serta Kota Malang.

Baca Juga: Besok Puasa Terakhir, Idul Fitri Jatuh pada 24 Mei 2020

Warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jawa Timur 5.499 orang atau meningkat dari data sehari sebelumnya 5.267 orang.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X