Ponpes di Genggong Probolinggo Lakukan Lockdown Antisipasi Covid-19

- 26 Maret 2020, 13:35 WIB
Pondok Pesantren Damanhuri Romly Zainul Hasan (Zaha) Genggong. Pondok Pesantren Damanhuri Romly Zainul Hasan (Zaha) Genggong/


PORTAL JEMBER
 - Negara - negara maju sudah banyak yang melakukan lockdown untuk antisipasi penyebaran virus corona.

Tetapi, Indonesia masih belum melakukan dan harus menunggu keputusan dari pusat sesuai kebijakan pemerintah pusat seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, berbeda untuk salah satu pondok pesantren (ponpes) di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa  Timur.

Baca Juga: Bank Indonesia Injeksi Likuiditas Hampir Rp 300 Triliun


Dalam upaya tindak lanjut dan mencegah penyebaran Covid-19, Yayasan Pondok Pesantren Damanhuri Romly Zainul Hasan (Zaha) Genggong mengeluarkan maklumat untuk meliburkan sekolah dan memberlakukan lockdown (karantina sementara).

Dilansir PORTAL JEMBER dari situs Pemkab Probolinggo, maklumat tersebut dikeluarkan dari Surat Edaran resmi Nomor : 123/I.01.PDR/SE-1/2020 untuk disampaikan kepada seluruh wali santri, pengurus santri dan para santri.

Pemberlakuan lockdown sementara dilakukan mulai Senin 16 hingga 29 Maret 2020 mendatang.

Baca Juga: Bosan di Rumah Saja Makanannya Itu-Itu Saja, Yuk Coba Olahan Tahu Ini

Dalam surat tersebut juga ditegaskan selama masa karantina semua santri wajib menjaga kebersihan dan menjalankan semua arahan kesehatan.

Wali santri tidak diperbolehkan mengunjungi atau membawa pulang kecuali dalam kondisi sakit, serta untuk keperluan uang sakit bisa transfer melalui  antar rekening.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia

Sumber: Kominfo Kab. Probolinggo

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler

X