Kemenag Anjurkan BOS Madrasah dan BOP RA untuk Pencegahan Covid-19

- 26 Maret 2020, 15:05 WIB
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A. Umar. /Kemenag

PORTAL JEMBER – Lembaga pendidikan merupakan sarana yang rentan menjadi tempat penularan virus corona atau covid-19. Sebab, di tempat itu berkumpul banyak siswa.

Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) menganjurkan dana BOS Madrasah atau Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) RA sedapat mungkin digunakan untuk keperluan pencegahan pendemi covid-19.

"Termasuk untuk penyelenggaraan pembelajaran daring/jarak jauh agar ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Direktur KSKK Madrasah A. Umar, di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020.

Baca Juga: Uni Emirat Arab Bersiap Lockdown, Emirates dan Etihad Hentikan Operasi Pesawat

Sebelumnya, Kemenag meminta madrasah di bawah naungannya untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. Ini sesuai dengan anjuran pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19.

Jangka waktu belajar dari rumah untuk madrasah disesuaikan dengan ketentuan Pemerintah Daerah/Gubernur setempat, termasuk perubahan perpanjangan masa belajar dari rumah yang menyesuaikan pada kondisi masing-masing daerah.

Kemenag juga meminta madrasah berfokus pada peningkatan kecakapan hidup siswa dalam pemberian tugas selama pembelajaran jarak jauh ini.

Baca Juga: OJK Beri Penundaan Angsuran untuk Usaha Terdampak Virus Corona

"Belajar dari rumah harus lebih menitikberatkan pada pendidikan kecakapan hidup. Misalnya pemahaman mengatasi pandemi covid-19, penguatan nilai karakter atau akhlak, serta keterampilan beribadah siswa di tengah keluarga," ujar Umar. 

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler

X