Ini Alasan Mengapa Pemerintah Membatalkan Ujian Nasional 2020

- 24 Maret 2020, 17:18 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim memberi keterangan jarak jauh. /Sekretariat Kabinet

PORTAL JEMBER – Pemerintah secara resmi membatalkan pelaksanaan ujian nasional (UN) 2020. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyatakan bahwa setelah mempertimbangkan dan mendiskusikan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta kementerian lain, pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan UN tahun ini. 

Mendikbud mengatakan, UN dibatalkan karena pemerintah mengutamakan keamanan dan kesehatan siswa dan keluarganya.

Kalau pun melaksanakan UN di tempat-tempat pengujian yang harus dikumpulkan, menurut Mendikbud, hal itu berisiko besar pada kesehatan.

Baca Juga: Akibat Covid-19, Mahasiswa Farmasi Universitas Jember Ujian Proposal secara Daring

“Bukan hanya untuk siswa-siswanya, tapi juga keluarganya karena jumlahnya begitu besar, ada 8 juta siswa yang yang akan dites UN,” ungkapnya, sebagaimana dilansir dari laman Sekretariat Kabinet. 

“Jadi kita mengikuti prinsip nomor satu, tidak ada yang lebih penting lagi daripada keamanan dan kesehatan siswa dan keluarganya. Karena itu, UN itu dibatalkan untuk 2020,” tegasnya.

Pertimbangan berikutnya, Mendikbud mengatakan, sebenarnya UN sudah bukan syarat kelulusan ataupun seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 

”Jadinya setelah kami timbang pro dan kontranya ini kami rasa di Kemdikbud bahwa lebih banyak risikonya daripada benefit-nya untuk melanjutkan UN,” imbuh Mendikbud. 

Baca Juga: Antisipasi Wabah Covid-19, JSG Disiapkan Jadi Tempat Karantina

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X