Gara-Gara Sulit Dibimbing Sekolah Online, Bocah Kelas 1 SD Dibunuh Orangtua Kandung

- 16 September 2020, 11:30 WIB
Ilustrasi pembunuhan //PIXABAY

PORTAL JEMBER - Sejak pandemi Covid-19 melanda, sistem belajar mengajar dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring).

Namun, sistem pembelajaran daring ternyata justru memicu sejumlah masalah baru.

Bahkan, belum lama ini, akibat sekolah daring, sepasang orangtua tega menghabisi nyawa anaknya sendiri.

Baca Juga: Maaf, Insentif Kartu Prakerja Gelombang 9 Gagal Cair Jika Lupa Hal ini

Orangtua sang anak, Imam Safi'e (27) dan istrinya, Lia Handayani (26) diduga membunuh anak kandungnya karena ribet dan sulit diajari dalam mengikuti sekolah online.

Namun faktanya, kedua orangtua tersebut ternyata sempat melaporkan bahwa sang anak kandung telah hilang ke Polsek Setia Budi, di Jakarta Selatan.

"Dari laporan itu maka petugas bisa mengungkap korban Keysya Safiyah, anak usia delapan tahun yang meninggal dunia itu," kata Kabag Humas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Edi Sumardi, di Lebak, Selasa. Keysya memiliki saudara kembar, Keyla Safiyah.

Baca Juga: Bahaya! di Balik Keindahannya, 5 Tanaman Ini Picu Halusinasi Bila Dikonsumsi

Dalam kondisi yang sudah sepi, tersangka mengubur jasad anak kembarnya itu di Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, sekitar 300 meter dari pemukiman.

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X