Salah Sasaran dan Data Kurang Valid, Masih Ada Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS

- 27 Agustus 2020, 06:45 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan. /ANTARA/

PORTAL JEMBER - Belum semua masyarakat tercover BPJS Kesehatan termasuk masyarakat yang seharusnya memperoleh layanan ini secara gratis.

Di sisi lain, ternyata ada masyarakat yang terbilang mampu justru menjadi peserta kategori penerima bantuan iuran (PBI)

Terkait dengan hal ini, BPJS Kesehatan menemukan sejumlah kendala dalam menyalurkan bantuan kepada peserta kategori PBI.

Dikutip dari Galamedianews, ini terjadi karena masih ada peserta tergolong mampu secara finansial masuk dalam kepesertaan PBI.

"Kami harus memastikan uang pemerintah harus sampai ke yang tepat, tapi masih ada isu inclusion error. Orang yang kaya masuk jadi peserta (PBI) dan harusnya dijamin tapi tidak," ungkap Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari dalam video conference, Rabu 26 Agustus 2020.

Selain itu, Andayani mengungkapkan masih ada sekeluarga yang tak semuanya mendapatkan bantuan atau masuk sebagai peserta PBI. Padahal, seharusnya kalau salah satu anggota keluarga mendapatkan bantuan karena tergolong miskin, maka seluruh keluarga harus masuk jadi peserta PBI.

Baca Juga: YouTube Hapus 11,4 Juta Video dalam Tiga Bulan, Ternyata Ini Sebabnya

"Kemudian isu lainnya kenapa dalam satu keluarga tidak semuanya? Kalau bapak ibu miskin, anaknya miskin juga. Kenapa ini hanya bapak dan anak ketiga," terang Andayani.

Andayani menyatakan dua hal tersebut kerap menjadi tantangan BPJS Kesehatan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia

Sumber: Galamedianews


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X