KBM Tatap Muka Urung Diselenggarakan di Sambas, Usai 2 Pelajar SMPN Terkonfirmasi Positif Covid-19

- 8 Agustus 2020, 09:35 WIB
Ilustrasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). //Laman Pemprov Jateng

PORTAL JEMBER - Kegiatan belajar mengajar atau KBM secara tatap muka sempat menjadi wacana di sejumlah daerah.

Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat adalah salah satu daerah yang berencana membuka kembali KBM tatap muka.

Namun sebelum KBM model ini benar-benar terselenggara, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. Salah satunya penyelenggaraan rapid test bagi peserta didik.

Temuan 2 pelajar SMPN yang positif Covid-19 usai jalani rapid test dan uji swab membuat rencana KBM tatap muka urung diselenggarakan.

"Kami baru saja menerima surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat yang menyatakan bahwa dua siswa di Kabupaten Sambas terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Bupati Sambas Atbah Romin Suhail, Jumat 7 Agustus 2020.

Baca Juga: Jadi Sosok Narsisis, Donald Trump Alami Trauma Masa Kecil yang Membuatnya Sangat Terluka

Sebagaimana dilansir oleh Pikiran-rakyat.com dari Warta Ekonomi pada artikel "Waduh, Ada Dua Siswa Positif Corona Saat Belajar Tatap Muka," yang merupakan sindikasi konten dari Okezone, temuan ini bermula saat seluruh pelajar di Sambas menjalani rapid test sebagai syarat kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

"Kami menginginkan adanya sekolah dengan proses pembelajarannya tetap muka langsung. Sehingga kami melakukan rapid test kepada siswa pada tanggal 29 Juli 2020 lalu," katanya.

Kemudian, sambung Atbah, hasilnya ada dua pelajar yang reaktif. Keduanya langsung menjalani uji swab.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X