Penumpang Merosot 90 Persen Hingga Rugi Triliunan Rupiah, Garuda Indonesia Mengupayakan Pemulihan

- 2 Agustus 2020, 19:30 WIB
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia /

PORTAL JEMBER - Akibat pandemi covid-19, sektor maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) harus mengalami kerugian yang amat besar.

Bahkan jumlah kerugian telah mencapai angka triliunan rupiah, selain itu Garuda juga harus menanggung hutang yang jumlahnya tidak sedikit.

Kerugian PT Garuda Indonesia (Persero) yakni sebesar USD712,73 juta (setara Rp10,34 triliun) pada semester I-2020, hal ini berdasarkan laporan keuangan paruh pertama tahun ini, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga: Update Informasi Pencairan Gaji ke-13 untuk PNS, Kemenkeu telah Berupaya Mempercepat

Sementara Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menekankan, akan terus berupaya memperkuat dan mengoptimalkan upaya pemulihan imbas pandemi covid-19.

Dia menyebut, pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perseroan, dimana dengan adanya pembatasan pergerakan dan penerbangan pada masa pandemi.

"Namun demikian kami terus memperkuat langkah pemulihan kinerja seoptimal mungkin agar Perseroan dapat segera rebound dan memperoleh pencapaian kinerja yang semakin membaik. Fokus utama kami adalah mengupayakan perbaikan fundamental Perseroan secara terukur dan berkelanjutan," jelas Irfan di Jakarta, Minggu 2 Agustus 2020.

Baca Juga: Pria Perlu Tahu, Ini 5 Ciri Wanita Selingkuh, Nomor 3 Kadang Dianggap Remeh

Lebih lanjut Irfan menerangkan, pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap kinerja Perseroan ketika rata-rata frekuensi penerbangan menurun drastis dari yang sebelumnya melayani lebih dari 400 penerbangan per harinya menjadi hanya berkisar diangka 100 penerbangan per hari.

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X