Ada Temuan Baru dari Kasus Yodi Prabowo dan Akan Dibuka Kembali? Ini Kata Polisi

- 1 Agustus 2020, 18:15 WIB
Konferensi Pers Ungkap Kasus Editor Metro TV Hari Ini, Sabtu 25 Juli 2020 //YouTube/HUMAS POLDA METRO JAYA

PORTAL JEMBER - Berdasarkan hasil dari siaran pers yang telah diumumkan oleh pihak polisi bahwa kesimpulan akhir dari kasus Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang awalnya dicurigai dibunuh oleh rekannya ternyata berakhir bunuh diri.

Hal ini disampaikan oleh kepolisian dengan memeriksa saksi-saksi mulai dari keluarga, kekasih, rekan kerja, dan masyarakat sekitar lokasi kejadian saat ditemukan pada Jumat 10 Juli 2020 di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jakarta Selatan.

Bukan hanya itu, barang-barang bukti yang telah dikumpulkan oleh tim penyidik juga diperiksa baik dari sepeda motor korban, rambut, darah, sidik jari, hingga juga mengeluarkan ancing pelacak untuk membantu memudahkan penyelidikan kasus yang berlangsung dua pekan tersebut.

Baca Juga: UPDATE Agustus 2020, Harga HP Samsung Terbaru, Galaxy M, Galaxy A, Galaxy Note, Galaxy S, Galaxy Z

Kombes Pol Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan kemungkinan besar kasus kematian Yodi Prabowo bisa dibuka kembali jika pihak kepolisian menemukan adanya fakta bukti baru atau novum.

"Pihak penyidik (kemungkinan) masih membuka. Silahkan saja kalau memang ada fakta-fakta baru atau ada novum baru lagi yang bisa disajikan," ujar Yusri kepada wartawan seperti dikutip tim Mantrasukabumi.com dari rri.co.id, Kamis 30 Juli 2020.

Yusri menegaskan kesimpulan motif bunuh diri dalam kasus kematian Yodi itu sudah sesuai dengan fakta-fakta penyelidikan yang merujuk dari bukti dan keterangan saksi ahli.

Baca Juga: Harga HP OPPO Update Terbaru Bulan Agustus 2020, Hadir Varian Baru Oppo A92

Menurutnya pernyataan tersebut sekaligus untuk menjawab semua keraguan, baik dari pihak keluarga atau masyarakat tentang kematian Yodi. Sebab, dugaan kematian Yodi berkembang liar di masyarakat, mulai dari korban pembunuhan, hingga adanya orang ketiga.

"Fakta-fakta yang ditemukan, semuanya memang bisa diambil kesimpulan ini diduga keras atau diduga kuat bunuh diri," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Nurul Hidayati

Sumber: Mantra Sukabumi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X