Siap-siap! 1,6 Juta ASN Tenaga Administratif akan Dialihkan Jadi Pengajar dan Penyuluh di Pedesaan

- 29 Juli 2020, 11:00 WIB
Pengukuhan ASN.* /Dok Pemda Purwakarta/

PORTAL JEMBER - Perombakan birokrasi dalam rangka efisiensi dan optimalisasi sumber daya manusia akan kembali dilakukan oleh pemerintah.

Setelah sebelumnya pembubaran sejumlah lembaga negara, perombakan kali ini diperuntukkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya tenaga administratif.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Kemenpan RB) berencana mengalihkan 1,6 juta ASN tenaga administratif menjadi tenaga pengajar hingga penyuluh di pedesaan.

Menpan RB Tjahjo Kumolo mengatakan, saat ini jumlah ASN hampir mencapai 4,3 juta orang. Sebanyak 1,6 juta di antaranya merupakan tenaga administrasi baik di kementerian lembaga maupun pemerintahan daerah.

Baca Juga: Halalkah Vaksin Virus Corona di Indonesia? Begini Penjelasan Menristek

"Memang yang 1,6 juta ini ke depan akan kita alokasikan untuk 700.000 tenaga pengajar yang sekarang sudah dipersiapkan oleh Kemenpan-RB, Kemendikbud, Kemenkeu serta Kemendagri," ujar Tjahjo dalam Webinar Nasional bertajuk "Urgensi Pembubaran 18 Lembaga Negara", Selasa (28/7/2020).

Dalam rangka penyederhanaan birokrasi, lanjut dia, pemerintah berencana mengalihkan 1,6 juta ASN berprofesi tenaga administrasi untuk mengisi pos yang sangat membutuhkan sumber daya manusia (SDM) banyak. Selain itu, proses rekrutmen calon ASN untuk profesi ini juga akan dibatasi.

Selain itu, pemerintah juga berencana mengalihkan ASN tersebut ke pos tenaga kesehatan. Saat ini, masih dibutuhkan 260.000 tenaga kesehatan.

Baca Juga: Fantastis! Ini Rincian Gaji Direksi dan Manajemen Kartu Prakerja yang Baru Disahkan Presiden

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X