Beredar Kabar Sepeda Dikenakan Pajak, Ini Kata Kementerian Perhubungan

- 30 Juni 2020, 11:33 WIB
Sejumlah warga mengayuh sepeda melintasi Jalan Sudirman - Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu 27 Juni 2020.* /ANTARA/Muhammad Adimaja/wsj

PORTAL JEMBER – Dalam beberapa hari terakhir beredar kabar bahwa pemerintah akan mengenakan pajak sepeda. Kabar yang belum diketahui sumbernya itu menjadi perbincangan di masyarakat.

Sepeda dikenakan pajak sebenarnya bukan barang baru. Di era 1970-an sampai 1980-an, pajak sepeda dikenal di kalangan masyarakat Jawa sebagai peneng.

Atas kabar tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Pemerintah tidak mengenakan pajak untuk sepeda.

Baca Juga: Masjid Jogokariyan di Yogyakarta Ini Punya Program Shalatkan Orang Hidup

Tetapi, Kemenhub akan menyiapkan regulasi mendukung keselamatan bersepeda.

“Tidak benar Kemenhub sedang menyiapkan regulasi terkait pajak sepeda. Yang benar adalah kami sedang menyiapkan regulasi untuk mendukung keselamatan para pesepeda,” kata Adita Irawati, juru bicara Kemenhub, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 29 Juni 2020.

Dalam masa transisi adaptasi kebiasaan baru, kata dia, ada peningkatan jumlah pesepeda, terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta.

Baca Juga: Niatnya Ingin Sehat dengan Bersepeda, Malah 4 Meninggal Dunia di Yogyakarta

Karena itu, regulasi nanti akan mengatur hal-hal, seperti alat pemantul cahaya bagi para pesepeda, jalur sepeda serta penggunaan alat keselamatan lainnya oleh pesepeda.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X