Presiden Jokowi Angkat Bicara Tanggapi Pengambilan Jenazah Covid-19 Secara Paksa

- 29 Juni 2020, 16:40 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo //Instagram/@jokowi

PORTAL JEMBER - Beberapa waktu yang lalu sempat terjadi insiden pengambilan jenazah korban covid-19 secara paksa di sejumlah daerah di Indonesia.

Mengetahui hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya, buka suara menanggapi masalah tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan, dia berharap, kejadian-kejadian tersebut tak berlanjut.

Baca Juga: Niatnya Ingin Sehat dengan Bersepeda, Malah 4 Meninggal Dunia di Yogyakarta

Oleh karena itu, agar tidak terulang kembali Presiden Jokowi meminta kepada berbagai unsur masyarakat agar dilibatkan dalam mencegah kembali munculnya insiden pengambilan jenazah covid-19.

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 29 Juni 2020, Presiden meminta seluruh jajarannya untuk melibatkan tokoh-tokoh agama, masyarakat, budayawan, ahli komunikasi publik dan praktisi lainnya untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai bahaya dan juga risiko penularan covid-19 yang begitu cepat.

“Pelibatan tokoh-tokoh agama, masyarakat, budayawan, sosiolog, antropolog, dalam komunikasi publik harus secara besar-besaran kita libatkan sehingga jangan sampai terjadi lagi merebut jenazah yang jelas-jelas Covid-19 oleh keluarga,” kata Presiden dilansir Kantor Berita Antara.

Baca Juga: Jungkook Pernah Menangis Saat Acara BTS, Ternyata Penyebabnya Soal Tulisan untuk Army

"Itu sebuah hal yang harus kita jaga jangan terjadi lagi," ujar Presiden.

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Pikiran Rakyat Tasikmalaya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X