Muhammadiyah Sarankan Shalat Idul Adha 1441 H atau 2020 di Lapangan Lebih Baik Ditiadakan

- 26 Juni 2020, 13:11 WIB
Muhammadiyah.* /

PORTAL JEMBER – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyarankan seluruh anggotanya, atau secara umum umat Islam, untuk tidak melaksanakan shalat Idul Adha di lapangan.

Sebagai gantinya, umat Islam bisa shalat Idul Adha di rumah masing-masing, seperti saat shalat Idul Fitri lalu. Tujuan utamanya adalah mencegah penularan virus corona, khususnya di zona merah hingga kuning.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran PP Muhammadiyah No 06/EDR/I.0/E/2020 tentang Tuntunan Ibadah Puasa Arafah, Idul Adha, Kurban, dan Protokol Ibadah Kurban Pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Protokol Penyembelihan Hewan Kurban dari Muhammadiyah pada Idul Adha 1441 H atau 2020

Salah isi dalam edaran itu adalah PP Muhammadiyah menyarankan sebaiknya shalat Idul Adha di lapangan ditiadakan atau tidak dilaksanakan.

Shalat Idul Adha bagi yang menghendaki dapat dilakukan di rumah masing-masing bersama anggota keluarga dengan cara yang sama seperti shalat Idul Adha di lapangan.

Bagi yang berada di daerah aman atau tidak terdampak (zona hijau), Muhammadiyah menyatakan, shalat Idul Adha dapat dilakukan di lapangan kecil atau area terbuka di sekitar tempat tinggal dengan beberapa protokol yang harus diperhatikan.

Baca Juga: Tayang Malam ini, Berikut Sinopsis G.I. JOE: Rise of The Cobra di Trans TV

Sedangkan terkait dengan Idul Adha, PP Muhammadiyah telah menetapkan jatuh pada Jumat Pon 31 Juli 2020. “Hari Arafah  (9 Dzulhijah) jatuh pada Kamis Pahing 30 Juli 2020,” bunyi edaran tersebut.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X