Tapera Potong Gaji ASN dan Karyawan, Netizen: Zaman Sudah Susah, PNS pun Diperas 2,5 Persen

- 7 Juni 2020, 09:52 WIB
ILUSTRASI. Foto udara perumahan.* /ANTARA

PORTAL JEMBER – Kebijakan pemerintah yang akan memungut gaji TNI, Polri, ASN, karyawan BUMN dan swasta, menuai suara minor di kalangan netizen.

Mereka menilai, kebijakan itu sangat memberatkan bagi masyarakat. Apalagi, di tengah situasi pandemi covid-19 seperti sekarang.

Bagi perusahaan pun, kebijakan ini sangat memberatkan. Sebab, dari total 3 persen gaji yang dipotong, sebanyak 2,5 persen dari karyawan dan 0,5 persen dari perusahaan.

Baca Juga: Beredar Kabar Presiden Jokowi Korupsi Dana Desa Rp 59 T Saat Pandemi Covid-19, Cek Faktanya

Padahal, Tapera bukan satu-satu komponen pemotong gaji dan biaya. Sebelumnya, sudah ada beban iuran BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Pajak Penghasilan (PPh), dan sebagainya.

Di lini masa Twitter, suara penolakan itu juga menggaung. Akun @podoradong menulis, “Sudah ada BPJS Ketenagakerjaan lalu untuk apa Tapera Ataukah ini TAPERA (Teknik Ancam PEras RAkyat) Peras rakyat untuk kas negara.

Lalu, akun @tonichan157 menulis, “#Tapera tabungan perampok rakyat #Tapera tabungan perampok rakyat.”

Baca Juga: Bila Juli Anak Kembali ke Sekolah, PGRI Sebut 85 Persen Orang Tua Merasa Cemas

Sindiran disampaikan akun @bayuharisaputro. “BPJS Kes sudah Turun Eh Naik Lagi bulan ini ..Next Tapera lieur euyyyyy,” cuitnya.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X