Ketua Umum PBNU Sebut Demokrasi Amerika Serikat Tengah Sekarat

- 6 Juni 2020, 18:28 WIB
Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj. /PMJ News

PORTAL JEMBER - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siroj menyatakan, demokrasi Amerika Serikat (AS) tengah sekarat.

Sebab, demokrasi di AS menghasilkan pemimpin konservatif yang menyeret demokrasi ke titik antiklimaks dengan retorika-retorika politik liberal yang selama ini dimusuhi.

"Perubahan haluan yang drastis dari presiden yang diusung Partai Demokrat (Obama) ke presiden yang diusung Partai Republik (Trump) menunjukkan pondasi demokrasi Amerika tidak sekokoh seperti yang didengung-dengungkan," ujar Said dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari Bekasi.Pikiran-Rakyat.com, Sabtu 6 Juni 2020.

Baca Juga: Terkuak! Perusuh Amerika Serikat Bertato Peta Indonesia Ternyata Warga AS yang Lahir di Jawa

Hampir dua pekan lamanya AS diguncang oleh kerusuhan rasial yang dipicu oleh meninggalnya seorang warga kulit hitam oleh polisi kulit putih di Minneapolis, Minnesota, AS.

Demonstrasi menolak diskriminasi rasial itu akhirnya juga meluas ke sejumlah negara di Eropa. Aksi-aksi solidaritas muncul di beberapa negara.

Artikel ini telah tayang di Bekasi.Pikiran-Rakyat.com dengan judul: Said Aqil Siroj: Demokrasi Amerika Tengah Sekarat di Tengah Isu Rasisme

Menurut Said, diskriminasi rasial dan kesenjangan ekonomi telah menjadi cacat bawaan seperti telah disinggung oleh Gunnar Myrdal sejak 1944 dalam bukunya 'An American Dilemma.'

Baca Juga: Ketakutan, Gadis Remaja Perekam Video George Floyd Mendapatkan Terapi dan Terpaksa Pindah Rumah

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X