Cara Refund atau Menarik Biaya Pelunasan Haji 2020 atau Musim Haji 1441 Hijriah

- 5 Juni 2020, 07:43 WIB
ILUSTRASI Jemaah haji reguler melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).* /ANTARA FOTO/Risky Andrianto

PORTAL JEMBER - Pemerintah memastikan Indonesia tidak mengirimkan calon jamaah haji tahun 2020 atau 1414 Hijriah ini.

Pertimbangan utama pembatalan itu adalah keselamatan para jamaah di saat pandemi covid-19 di sebagian besar negara belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

Bagi para jamaah yang sudah melakukan pelunasan, diberi dua opsi. Pertama, tidak menarik dana pelunasan, sehingga tercatat sebagai jamaah musim haji 2021.

Baca Juga: Beredar Kabar Sekolah Dibuka Kembali oleh Nadiem Makarim pada Bulan Juli, Cek Faktanya!

Kedua, menarik dana pelunasan haji, tetapi namanya tidak tercatat sebagai calon jamaah haji musim 2021, meski nomor antrian masih berlaku.

Bagi yang ingin menarik biaya pelunasan, jamaah bisa mengikuti proses di bawah ini, seperti dikutip dari laman Cermati.com.

 

1. Membuat Surat Permohonan Pengembalian Setoran

Jemaah yang ingin mengajuakan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih wajib membuat surat pengajuan permohonan secara tertulis kepada Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota tempat Anda mendaftar haji.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X