Benarkah Puan Maharani Menambahkan Kata Pro Rakyat Dalam Pembukaan UUD 1945? Cek Dulu Faktanya

- 4 Juni 2020, 13:05 WIB
Tersiar kabar Puan membacakan teks pembukaan UUD 1945. /Facebook/Syarief Ramaputra

PORTAL JEMBER - Beredar informasi mengenai Ketua DPR RI atau Puan Maharani yang menambahkan kata Pro Rakyat saat membacakan teks pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Sejumlah rekaman videonya pun juga beredar di media sosial dan menjadi perbincangan.

Namun, apakah benar bahwa mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia ini benar-benar menambahkan kata pro rakyat saat membacaan teks pembukaan UUD 1945?

Baca Juga: Rumah Alami Retak-retak, Warga Resah Ada Pengeboman Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Simak fakta yang dipaparkan oleh Syarief Ramaputra dalam forum anti fitnah, hasut, dan hoax di grup Facebook pada 3 Juni 2020.

"[SALAH]: Puan Maharani Menambahkan Kata Pro Rakyat Dalam Pembukaan UUD 1945

Bukan Kata "Pro Rakyat", kalimat tersebut adalah kesalahan audio hingga terjadi looping yang jika dicermati kata yang keluar adalah "Ruh Rakyat" pengulangan dari kalimat seluruh rakyat Indonesia di akhir pembacaan UUD.

Terlihat dalam videi tersebut, audio itu berulang saat dirinya telah selesai membacakan UUD 1945 dan menutup map naskah.

Baca Juga: Afgan Ungkap Ada yang Kurang Jika Tak Bermusik dalam Program Mata Najwa

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X