Akibat Masyarakat Banyak yang Melanggar PSBB, Presiden Kerahkan TNI dan Polri

- 26 Mei 2020, 13:50 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. /Laman Presiden RI/BPMI Setpres

PORTAL JEMBER - Upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus covid-19 salah satunya yakni penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Apalagi saat mendekati Lebaran belum lama ini, pemerintah juga telah mengimbau masyarakat agar tidak mudik, namun kenyataannya masih banyak ditemui di lapangan, masyarakat yang nekat mudik dengan berbagai cara.

Bahkan, menjelang hari Lebaran, pusat perbelanjaan justru dipenuhi oleh masyarakat yang ingin membeli baju baru, mereka tak menghiraukan pandemi covid-19 yang masih berlangsung.

Berbagai imbauan pemerintah tersebut tampaknya belum berjalan maksimal lantaran masih banyak masyarakat yang melanggar dan belum menyadari bahaya dari virus covid-19.

Akhirnya, mulai hari ini, Selasa 26 Mei 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengerahkan aparat TNI dan Polri secara masif.

Penjelasan Jokowi, mengerahkan aparat TNI dan Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Menurut Presiden, pengerahan TNI dan Polri ini akan dilaksanakan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB.

Ia mengharapkan pengerahan aparat TNI dan Polri akan membuat masyarakat disiplin mematuhi ketentuan dalam PSBB, sehingga kurva penularan COVID-19 dapat menurun.

"Mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, lebih mendisiplinkan masyarakat, agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," ujar Presiden saat meninjau stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Selasa 26 Mei 2020.

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X