Muncul Isu Novel Baswedan Bakal Dipecat KPK, Ferdinand Hutahaean: Dia Tidak Layak Menjadi ASN

- 4 Mei 2021, 18:40 WIB
Politisi Ferdinand Hutahaean meminta penyidik KPK Novel Baswedan cium kaki dan minta maaf kepada Lucas yang sempat terhukum penjara.
Politisi Ferdinand Hutahaean meminta penyidik KPK Novel Baswedan cium kaki dan minta maaf kepada Lucas yang sempat terhukum penjara. /Twitter Ferdinand Hutahaean - Pikiran Rakyat

PORTAL JEMBER – Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinad Hutahaean turut menyoroti isu pemecatan Novel Baswedan dan sejumlah penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Isu pemecatan ini mencuat setelah muncul kabar yang menyebut bahwa Novel Baswedan dan penyidik KPK tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Berbeda dari sejumlah pihak yang memberi dukungan terhadap Novel Baswedan, Ferdinand Hutahaean justru sepakat jika penyidik KPK itu berhenti dari posisinya.

Baca Juga: Tanggapi Isu Pemecatan Novel Baswedan di KPK , Mardani Ali Sera: Pisau Pelemahan KPK Kian Nyata

Ferdinand Hutahaean menilai Novel Baswedan tidak layak menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) di Indonesia jika terbukti tak lolos TWK.

Tanggapan pemecatan tersebut disampaikan Ferdinand Hutahaean melakui postingan akun twitter pribadinya pada, Selasa 4 Maret 2021.

"Dengan tidak lolosnya Novel Baswedan dari tes wawasan kebangsaan, artinya dia tidak layak menjadi ASN di negara ini,” ungkapnya.

Kemudian Ferdinand Hutahaean dengan tegas mengatakan pegawai KPK yang tidak lolos TWK seharusnya tidak diperbolehkan lagi bekerja di lembaga anti rasuah tersebut.

Baca Juga: Pencairan Bansos Mei dan Juni Dirapel dan Cair Sebelum Lebaran, Cek Nama Anda yang Telah Diperbarui Mensos

Halaman:

Editor: Bagus Satria Perdana P.

Sumber: Twitter @FerdinandHaean3


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X