Febri Diansyah Tanggapi Keppres Satgas BLBI, Netizen: Narik 1 Triliun Bonus 10 Persen Bakal Seru Nih

- 11 April 2021, 12:50 WIB
Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah
Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah /Tangkapan layar Youtube Talk Show Tv One

PORTAL JEMBER - Presiden Joko Widodo menindaklanjuti kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres).

Peraturan yang diteken oleh Jokowi adalah Keppres Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI.

Dimana, tercatat ada hutang dengan nominal yang cukup besar yaitu Rp108 triliun yang nantinya akan ditagih oleh pihak satgas terkait.

Baca Juga: SBY Daftarkan Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Ferdinand: Saya Tidak Yakin SBY Melakukan Hal Seperti Ini

Baca Juga: Prabowo Subianto Dapat Kehormatan Menamai Jet Tempur Canggih Korea Selatan yang Baru Dilaunching

Di dalam isi Keppres tersebut ada 5 orang Menteri ditambah Jaksa Agung, dan Kapolri, yang diberi tugas untuk mengarahkan satgas dalam melaksanakan tugas penagihan dan pemrosesan semua jaminan yang akan jadi aset negara.

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  dan salah seorang pegiat antikorupsi, Febri Diansyah, turut mengungkapkan pendapat melalui unggahan Twitter pribadinya.

Menurut Febri Diansyah Keppres penagihan hutang BLBI Rp108 triliun bisa jadi harapan dan juga menjadi sebuah resiko, seperti dilansir PORTAL JEMBER dari unggahan Twitter Febri Diansyah, @febridiansyah.

"Keppres penagihan utang BLBI Rp108 triliun bisa jadi harapan baru tapi sekaligus berisiko jadi titik transaksional baru," tulis Febri Diansyah dalam unggahan Twitter-nya.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Sumber: Twitter Febri Diansyah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X