Profil Bu Tien Soeharto, Ibu Negara Penggagas TMII, Wujudkan Disneyland-nya Indonesia

- 8 April 2021, 10:30 WIB
TMII /Instagram.com/@tmiiofficial

 

PORTAL JEMBER - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang pembangunannya digagas oleh Bu Tien Soeharto tengah menjadi trending topik semenjak Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) mengumumkan bahwa pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) resmi berpindah kepada Kemensetneg.

"Presiden telah menerbitkan Perpres Nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang di dalamnya mengatur penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg," ujar Pratikno sebagaimana dilansir PORTAL JEMBER dari unggahan konferensi pers virtual pada Rabu, 07 April 2021 di YouTube Chanel Kementerian Sekretariat Negara RI.

Dilansir PORTAL JEMBER dari www.tamanmini.com, TMII merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur yang dibangun di atas area seluas kurang lebih 150 hektar atau 1,5 kilometer persegi.

Baca Juga: 5 Contoh Benda yang Permukaannya Kasar dan yang Permukaannya Halus, Materi Tema 7 Kelas 1 SD dan MI Hal 160

Gagasan tersebut dicetuskan Ibu Negara yang dikenal dengan nama Ibu Tien Soeharto pada 13 Maret 1970. TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975.

Ibu Tien Soeharto memiliki nama asli Raden Ayu Siti Hartinah. Ia merupakan anak kedua dari pasangan KPH Soemoharjomo dan Raden Ayu Hatmanti Hatmohoedojo. Gelar ningrat (Raden Ayu) didapatnya dari garis ibu, yakni dari Mangkunagara III yang merupakan canggahnya.

Ibu Tien kemudian menikah dengan Soeharto pada tahun 1947 dan dikarunia enam orang anak dari pernikahannya. Mereka adalah Siti Hardijanti Rukmana (Tutut), Sigit Harjojudanto (Sigit), Bambang Trihatmodjo (Bambang), Siti Hediati Hariyadi (Titiek), Hutomo Mandala Putra (Tommy), dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).

Ia resmi menjadi Ibu Negara ke-2 dengan masa jabatan dimulai dari 12 Maret 1967 dan berakhir pada 28 April 1996.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X