Moeldoko vs AHY, Annisa Pohan: Kalau Demokrat Berhasil Dicaplok, Partai Lain Juga Bisa Kapan Saja

- 8 Maret 2021, 06:15 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). /Instagram.com/@agusyudhoyono


PORTAL JEMBER -  Adanya upaya perebutan kekuasaan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat memang tengah menjadi sorotan publik.

Hal itu terjadi setelah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyatakan, dirinya telah resmi menerima jabatan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat kubu kontra AHY.

Diketahui, Moeldoko menjadi Ketua Umum lewat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021.

Baca Juga: Kenapa Habis Subuh Dilarang Tidur? Berikut Dampak Tidur Setelah Subuh Menurut Kesehatan

Mendengar hal itu, AHY mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menerima atas terpilihnya Moeldoko sebagai Ketua Umum, terlebih Moeldoko bukan seorang kader Partai Demokrat.

"Saya tidak bisa terima dengan akal sehat sebenarnya. Namun, itu sudah terjadi. Kami akan hadapi dan lawan, karena itu sebuah kewajiban kami dalam menjaga kedaulatan Partai Demokrat," Kata AHY pada Jumat, 5 Maret 2021.

Perkara internal yang tengah terjadi dalam Partai Demokrat saat ini seketika mengundang berbagai reaksi dari banyak kalangan.

Mulai dari masyarakat hingga tokoh politik pun turut menanggapi polemik internal tersebut.

Tak terkecuali istri dari AHY, Annisa Larasati Pohan juga mengaku tidak terima jika Partai Demokrat harus direbut.

Menurut Annisa, jika Partai Demokrat bisa dengan mudah direbut Moeldoko, tidak menutup kemungkinan hal ini juga akan terjadi pada partai politik lainnya di kemudian hari.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X