Jokowi Cabut Perpres Miras, Ferdinand Hutahaean: Neraka Akan Lebih Banyak Dihuni Kaum Munafik yang Mabuk Agama

- 2 Maret 2021, 20:30 WIB
Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. /Instagram.com/@Ferdinand_Hutahaean

PORTAL JEMBER - Presiden telah mencabut salah satu lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Dalam salinan Perpres yang ditetapkan pada 2 Februari 2021 lalu oleh Jokowi ini juga mengatur soal penanaman modal untuk minuman beralkohol atau miras yang dibolehkan investasinya di Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara serta Papua.

Jokowi mengatakan bahwa beliau telah mencabut lampiran dalam Perpres tersebut setelah menerima masukan dari ulama, organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan sejumlah pemerintah daerah.

Baca Juga: Unggah Foto Minuman Anggur, Arief Poyuono: Kita Lawan Para Penolak Perpres Miras

Sebelumnya, pro dan kontra dari berbagai pihak terkait investasi miras sangat ramai dibicarakan.

Masyarakat dan juga para tokoh-tokoh juga banyak yang meminta supaya pemerintah tidak memberikan fasilitas terhadap investasi miras. Karena bertentangan dengan norma-norma agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Banyaknya yang mengaitkan investasi miras dengan agama, membuat mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut menanggapi hal ini dengan menyebut bahwa kaum munafik akan terus membela diri soal mabuk agama dan mabuk miras.

Baca Juga: KPK Menduga Suap Gubernur Sulses Nurdin Abdullah Digunakan untuk Biaya Kampanye

"Kaum munafik itu akan terus membela diri soal mabuk agama dengan mabuk miras. Saya paham dan bisa mengerti, karena memang begitulah orang munafik," cuit Ferdinand, seperti dikutip PORTAL JEMBER dari salah satu cuitan di akun Twitter @FerdinandHaean3 pada 2 Maret 2021.

Halaman:

Editor: Jansilmi Nur Al-Zia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X