Polemik Jokowi Setujui Investasi Miras, Muhammad Said Didu Senggol Ma'ruf Amin untuk Gunakan Kekuasaan

- 28 Februari 2021, 13:30 WIB
Muhammad Said Didu. /Twitter @msaid_didu



PORTAL JEMBER - Pemerintah melonggarkan izin investasi industri minuman keras (miras) yang akan dilakukan di beberapa wilayah Indonesia.

Di setiap wilayah Indonesia, sebenarnya sudah ada aturan yang mengatur tentang larangan penggunaan miras. Peraturan tersebut sudah tertera dari mulai wilayah Aceh hingga Papua.

Tetapi, Presiden Joko Widodo diketahui menyetujui pelonggaran izin tersebut. Keputusan Presiden sontak mengundang berbagai respon di masyarakat termasuk politikus.

Baca Juga: Saldo Minimal BNI, BRI, Mandiri, BTN, dan BCA, Lengkap dan Terbaru 2021

Para tokoh beranggapan bahwa pelonggaran izin industri miras membahayakan generasi muda bangsa. Memang negara perlu investasi, namun untuk hal miras memiliki dampak yang membahayakan masa depan Indonesia.

Salah satu tokoh masyarakat yang menolak investasi miras adalah Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu. Dirinya meminta pemerintah untuk mempertibangkan kembali pelonggaran izin miras.

Muhammad Said Didu memberikan permohonan kepada Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, untuk meninjau kembali perizinan investasi miras yang disetujui Jokowi.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Benny K Harman: Saya Khawatir Teman Saya Kena Getahnya

"Bapak Wapres Kiyai Ma'ruf Amin yang terhormat, setahu saya, bagi Islam miras adalah haram. Saudara kita di Papua menolak miras untuk menyelematkan warganya", tulis Said Didu, seperti dikutip PORTAL JEMBER dari unggahan Twitter pribadinya, @msaid_didu.

Muhammad Said Didu juga berharap Ma'ruf Amin untuk menggunakan kekuasaannya sebagai wakil presiden agar mempertimbangkan apa yang menjadi keputusan presiden.

Halaman:

Editor: Jansilmi Nur Al-Zia

Sumber: Twitter Muhammad Said Didu


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X