Henry Subiakto Tanggapi Isu Revisi UU ITE: Butuh Kenekatan Positif untuk Jaga Nilai Kebangsaan

- 23 Februari 2021, 12:00 WIB
Henry Subiakto menyetujui Jokowi soal revisi UU ITE. //Twitter/@henrysubiakto

PORTAL JEMBER – Staf Ahli Kemkominfo Henry Subiakto menanggapi soal wacana revisi UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

Henry Subiakto mengungkapkan pemerintah akan membuat interpretasi resmi atau pedoman UU ITE agar penegakan hukum lebih hati-hati.

Pasalnya, UU ITE kerap dijadikan alat untuk saling lapor melapor agar orang tak disukai mendapat hukuman. Terlebih, ada pihak yang ingin mengubah aturan dalam UU ITE.

Baca Juga: 15 Kebiasaan Buruk yang Buat Orang Susah Kaya, Salah Satunya Hidup dengan Banyak Cicilan

“Pemerintah akan membuat interpretasi resmi, atau pedoman UU ITE bagi aparat ke dalam. Ini bukan norma hukum untuk masyarakat,”

“Melainkan pedoman di wilayah penerapan atau tafsir penegak hukum. Ini dilakukan supaya penegakkan UU lebih prudent dan hati2,” ungkapnya, seperti PORTAL JEMBER kutip dari postingan akun twitter @henrysubiakto.

Guru Besar Fisip Unair ini juga menuturkan bahwa intinya dunia cyber merupakan wilayah yang perlu dijaga agar tak mudah diintervensi pihak tak bertanggungjawab.

Pernyataan tersebut merupakan respons dari banyaknya pertanyaan terkait revisi UU ITE yang akan melengkapi aturan atau justru meniadakan sejumlah aturan.

“Pemerintah juga sudah bentuk tim untuk mengkaji revisi UU ITE. Jika harus direvisi, pasal2 apa saja & bagaimana? Apa harus dilengkapi & disempurnakan, atau harus ditiadakan?,”

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Twitter @henrysubiakto


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X