Mengapa Bagi yang Berkurban Dilarang Memakan Daging Kurban? Simak Penjelasan Ulama Berikut

- 30 Juli 2020, 20:40 WIB
Ilustrasi daging kurban //Pixabay

PORTAL JEMBER - Hari Raya Idul Adha merupakan Hari raya ke dua yang dirayakan oleh umat Muslim setelah Idul Fitri.

Dalam perayaan Idul Adha biasanya diawali dengan menjalankan ibadah salat sunnah dua rakaat kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.

Berdasarkan sejarah, kurban menjadi salah satu syariat Islam yang digunakan untuk penghormatan dan penghargaan atas ketaatan Nabi Ibrahim Alaihissalam terhadap perintah Allah.

Baca Juga: Naskah Khutbah Idul Adha 1441 Hijriyah, Meneladani Keluarga Nabi Ibrahim di Tengah Pandemi Corona

Atas dasar itulah Nabi Muhammad SAW menjadikan kurban sebagai syariat untuk umatnya.

Karena merupakan ibadah, Islam memberikan tuntunan mulai saat akan dilakukan penyembelihan hingga selesai penyembelihan, termasuk pendistribusian daging kurban itu sendiri. 

Para ulama membagi ibadah kurban ke dalam dua jenis, pertama wajib, apabila ibadah kurban itu dinazarkan.

Baca Juga: Bacaan Takbiran Malam Idul Adha 1441 Hijriah atau 2020, Teks Arab, Latin, dan Terjemahnya

Artikel ini sebelumnya telah tayang di MantraSukabumi.Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Bolehkah Memakan Daging Kurban, Begini Menurut Ulama"

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Mantra Sukabumi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X