Hukum Asuransi dalam Islam, Ini yang Dikatakan Ustadz Adi Hidayat

- 21 Juni 2020, 16:46 WIB
Ustadz Adi Hidayat. /(youtube/adi hidayat official)

PORTAL JEMBER – Produk asuransi saat ini sangat beragam. Bukan hanya produk yang beragam, tetapi juga perusahaan penyedia asuransi makin beragam pula.

Asurasi yang awalnya menjadi instrumen perlindungan diri, baik jiwa dan harta, kini juga berkembang menjadi instrumen investasi.

Tetapi, sebagian orang meragukan dengan kehalalan asuransi. Di dalam Islam, bagaimana hukum asuransi? Halal atau haram?

Baca Juga: Anda Wajib Tahu, Ini 4 Sebab Jin Tinggal di Rumah Kita, Hati-Hati dengan Nomor 2

Ustadz Adi Hidayat, dalam ceramahnya yang diunggah channel Youtube Audio Dakwah pada 19 Juni 2020, seperti dikutip PORTAL JEMBER,  mengatakan, asuransi hukumnya halal jika memenuhi syarat syar’i yang ditetapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Asuransi halal, selama melengkapi syarat-syaratnya sesuai keputusan MUI, silakan saja,” kata ustadz yang biasa disapa UAH ini.

Tetapi, UAH memiliki pendapat tersendiri bahwa asuransi terbaik tetap dari Allah SWT. “Caranya adalah ikuti hukum-hukum Allah,” tegasnya.

Baca Juga: Perempuan Wajib Tahu, Berikut Ini Tanda-Tanda Jin Naksir kepada Perempuan

Dengan mengikuti asuransi Allah SWT, lanjut dia, jiwa dan harta lebih terjaga. “Tidak hanya melindungi mobil, tetapi mendatangkan juga mobil-mobil yang lain,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X