Anjuran Rasulullah Ketika Terjadi Gerhana Matahari, Ini Sebaiknya yang Dilakukan

- 21 Juni 2020, 13:05 WIB
Gehana Matahari Cincin Api Selotis Terjadi Hari Ini //Instagram/LAPAN

PORTAL JEMBER - Bumi akan mengalami peristiwa sejarah yang hanya terjadi jarang terjadi.

Gerhana Matahari Cincin Api Selotis yang seperti diberitakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) termasuk langka terjadi.

Terakhir gerhana matahari jenis ini ketika 372 tahun yang lalu pada 21 Juni 1648.

Baca Juga : Harga Logam Mulia Emas UBS di Pegadaian Hari Ini, Minggu 21 Juni 2020

Lantas, apakah ada anjuran yang dilakukan Rasulullah untuk menyikapi adanya gerhana matahari? Zaman Rasulullah juga pernah terjadi gerhana matahari. Tepatnya setelah wafatnya putra pertama beliau yaitu Ibrahim.

Seperti diriwayatkan dari Al-Mughirah Ibnu Syu'bah RA berkata: Pada zaman Rasulullah SAW pernah terjadi gerhana matahari yaitu pada hari wafatnya Ibrahim. Lalu orang-orang berseru : Terjadi gerhana matahari karena wafatnya Ibrahim


عَنِ اَلْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ رضي الله عنه قَالَ: ( اِنْكَسَفَتِ اَلشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ, فَقَالَ اَلنَّاسُ: اِنْكَسَفَتِ اَلشَّمْسُ لِمَوْتِ إِبْرَاهِيمَ,
فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم "إِنَّ اَلشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اَللَّهِ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ, فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا, فَادْعُوا اَللَّهَ وَصَلُّوا, حَتَّى تَنْكَشِفَ") مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. وَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِيِّ: حَتَّى تَنْجَلِىَ

Baca Juga : Santri Ponpes Lirboyo Kembali ke Pondok, Diawali dari Wilayah Sekitar Kediri

Maka Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak terjadi gerhana karena kematian dan kehidupan seseorang. Jika kalian melihat keduanya berdo'alah kepada Allah dan sholatlah sampai kembali seperti semula." Muttafaq Alaihi. Menurut riwayat Bukhari disebutkan: "Sampai terang kembali."

Hadits tersebut Rasulullah tegas menyatakan bahwa terjadinya gerhana adalah semata-mata menunjukkan tanda kebesaran Allah dan bukan merupakan tanda akan terjadinya sesuatu.

Halaman:

Editor: Nurul Hidayati

Sumber: Portal Malang Raya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X