Panduan Mudah Shalat Idul Fitri di Rumah, Yuk Simak!

- 23 Mei 2020, 19:52 WIB
ILUSTRASI shalat. /Dok. Annajah

PORTAL JEMBER - Idul Fitri tahun 2020 ini bertepatan dengan Allah SWT menguji umat islam dan manusia di berbagai negara dengan pandemi covid-19.

Penularan virus covid-19 yang sulit dikendalikan menyebabkan beberapa pemerintah kabupaten/kota, provinsi bahkan negara menginstruksikan umat islam untuk melaksanakan sholat id di rumah.
 
 
Berikut adalah panduan pelaksanaan shalat id di rumah

Di artikel ini akan dipandu melaksanakan shalat id di rumah dengan berjamaah bersama keluarga.

Seperti shalat id pada umumnya, shalat id di rumah secara berjamaah juga memiliki alur pelaksanaan sebagai berikut.
 
 
1. Berniat melaksanakan shalat id
 
Niat ini dilaksanakan dengan menyengaja melakukan shalat id saat takbiratul ihram.
 
Yang intinya berkata dalam hati "Saya berniat melakukan shalat id sebagai makmum/imam karena Allah SWT".
 
Bagi yang biasa menggunakan talaffuzh (membaca niat dengan lisan) dibaca sebelum takbiratul ihram dan teks lengkapnya ada di artikel sebelumnya.
 
 
2. Takbiratul ihram sebagaimana shalat biasa satu kali.
 
3. Setelah takbiratul ihram, terlebih dahulu membaca doa iftitah yang biasa dibaca.
 
Yang bisa membaca doa iftitah kabiraw walhamdulillah maka bisa.membaca doa iftitah itu. 
 
Yang terbiasa membaca doa iftitah allohumma ba'id bisa juga membaca doa iftitah tersebut. Demikian doa iftitah-doa iftitah lain.
 
 
4. Takbir tambahan di raka'at pertama setelah doa iftitah sebanyak 7 kali.
 
5. Diantara dua takbir membaca kalimat Qaf atau surat al-A'la atau surat al-Kafirun
 
6. Ruku', sujud seperti biasa sampai bangun kembali dari sujud ke dua dengan membaca takbir, tanpa mengangkat kedua tangan dan langsung sedekap.
 
 
10. Setelah sedekap, menambah bacaan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat kedua tangan setiap kali bertakbir.
 
11. Diantara dua takbir membaca tasbih, tahmid, tahlil dan takbir:
 
سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله و الله أكبر
Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar.
 
12. Setelah takbir ke tujuh kemudian membaca ta'awud ('audzbillahi minas syaithanirrajim) dengan tanpa bersuara
 
13. Membaca surat al-Fatihah bagi imam dengan suara keras sedangkan makmum mendengarkan bacaan imam.
 
 
14. Imam membaca surat al-Qamar atau al-Ghasyiyah atau al-Ikhlash.
 
Setelah itu menyempurnakan shalat sampai sujud kedua lalu duduk tahiyat akhir dan kemudian salam.
 
Setelah salam, jika jamaah lebih dari dua atau empat orang, khatib berdiri (karena di rumah tidak usah pakai mimbar) dan menyampaikan khutbah.
 
Khutbah dilaksanakan seperti khutbah jumat dengan beberapa perbedaan syarat tertentu.***

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X