Prioritaskan Daerah Terpencil, ACT Jember Distribusikan 850 Paket Daging Kurban

- 5 Agustus 2020, 13:15 WIB
Proses pembagian daging kurban oleh relawan ACT. //ACT Jember

PORTAL JEMBER – Selama momen hari raya Idul adha Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jember menyalurkan ratusan paket daging ke 3 wilayah Kabupaten meliputi Kebupaten Jember, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Lumajang.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19 di era normal baru, Seluruh hewan kurban berjumlah 3 Sapi dan 30 Kambing disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) sebelum didistribusikan ke wilayah sasaran penerima program.

Dian Laksana Selaku Kepala Cabang ACT Jember menjelaskan sampai dengan Senin, 4 Agustus 2020, total ada 850 paket yang disalurkan ke berbagai wilayah di Jember dan sekitarnya, “Seluruh proses penyembelihan kurban tahun ini kita serahkan ke Rumah Potong Hewan sesuai dengan anjuran pemerintah, Alhamdullilah selama empat hari pemotongan dari tanggal 31 Juli hingga 3 Agustus sudah tersalurkan sebanyak 850 paket daging kurban ke berbagai wilayah” jelasnya.

Baca Juga: Unik dan Tak Biasa, Pria Ini Beri Mahar Berupa Google Adsense dan Hosting pada Calon Istrinya

Selain masyarakat rawan pangan, pendistribusian hewan kurban Aksi Cepat tanggap tahun ini fokus pada wilayah-wilayah terpencil, ada tiga wilayah utama pendistribusian kurban tahun ini diantaranya Dusun Baban Kabupaten Jember, Dusun Cato Kabupaten Bondowoso serta Desa Senduro Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Dani ardissa selaku staff Program ACT Jember mejelaskan prioritas distribusi kurban tahun ini adalah masyarakat terpencil yang belum pernah mendapatkan daging kurban “Distribusi tahun ini kita fokuskan ke masyarakat-masyarakat terpencil di Jember dan sekitarnya, karena menurut informasi dan juga hasil ada banyak wilayah yang memang belum terjangkau kurban karena sulitnya akses kesana seperti daerah Baban di Kabupaten Jember dan juga daerah Cato di Kabupaten Bondowoso,”ungkapnya.

Baca Juga: Dokter asal Amerika ini Mengungkap Ada Cahaya Terang saat Kematian Menjelang

Dani juga menjelaskan akses menuju ke lokasi-lokasi tersebut tergolong susah karena harus melewati hutan dan pegunungan, “Banyak relawan kami yang harus bekerja ekstra untuk mengantarkan daging kurban ke wilayah-wilayah terpencil itu, misalkan di cato saja relawan harus membawa daging menggunakan sepeda motor warga karena harus melewati punggung pegunungan di utara Bondowoso, begitupun di Baban karena kondisi geografis dusun yang berada di pegunungan selatan Jember membuat relawan harus mengantarkan satu persatu daging ke rumah warga yang jaraknya cukup berjauhan,”jelasnya.

Sementara itu Zainudin salah satu penerima manfaat dari dusun Baban Jember menyampaikan rasa terimakasihnya kepada relawan yang telah mengantarkan daging kurban sampai ke dusunnya “Terakhir ada kurban sekitar 5 tahun lalu itupun tidak cukup buat warga, alhamdullilah tahun ini hampir seluruh warga dapat merasakan daging kurban” jelasnya. ***

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X