Ketua Komisi A DPRD Jember Nilai Kenaikan Pangkat PNS Terlambat

- 3 Agustus 2020, 16:40 WIB
Tabroni, ketua panitia angket DPRD Jember //TIM PORTAL JEMBER

PORTAL JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember memberikan kenaikan pangkat, kepada 1.624 orang. Namun, hal ini dianggap terlambat oleh DPRD Jember.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni saat ditemui di Komisi A, Senin (3/8/2020).

Ia menilai, persoalan kenaikan pangkat yang terjadi hari ini merupakan sebuah keterlambatan. Pasalnya, selama 4 tahun terakhir kenaikan pangkat PNS tidak dilaksanakan secara reguler.

"Permasalahannya kenapa baru sekarang diberikan, kenapa tidak tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Baca Juga: Swinger Bikin Resah, Incar Pasangan Mapan, Intelektual, dan Agamis untuk Tukar Pasangan di Ranjang

Dengan tidak adanya kenaikan pangkat tersebut menurutnya, akan berdampak pada PNS tersebut dan padahal kenaikan pangkat adalah sebuah hak dari PNS itu sendiri.

"Ya yang akan merugi PNS sendiri karena tidak bisa naik pangkat," imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya menyoroti hal tersebut sebab kenaikan pangkat berurusan dengan hajat hidup orang banyak. Kemudian pihaknya hanya bisa berkoordinasi kepada BKD Provinsi dan BKN RI untuk mempertanyakan hal tersebut.

Sementara itu, Ketua PGRI Jember Supriyono menyampaikan bahwa kondisi saat ini sudah cukup terlambat untuk kenaikan pangkat. Namun, ia menilai bahwa tidak masalah walaupun terlambat daripada tidak sama sekali diberikan.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X