Warga Lembengan Ledokombo Jember Laporkan Pungli BLT DD ke Komisi A DPRD Jember

- 29 Juni 2020, 15:21 WIB
Suasana hearing Warga Lembengan dan Komisi A DPRD Jember.* //Portal Jember/Tim Portal Jember 04

 

PORTAL JEMBER - Sejumlah warga Desa Lembengan Kecamatan Ledokombo melaporkan kepada DPRD Kabupaten Jember, tentang adanya penyelewengan dan pungutan liar (Pungli) terhadap pembagian dana bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Koordinator warga lembengan Muhammad Zamroni mengatakan, sejak dicairkannya BLT DD tersebut ada kejanggalan. Diantaranya bantuan yang tidak diterima oleh warga banyak yang dipotong atau dipungli sebelum diberikan.

"Ya banyak macamnya, warga itu banyak dipotong oleh oknum sehingga menerimanya tidak utuh. Pencairan pertama utuh kedua dan sekarang tidak utuh," ujarnya saat dikonfirmasi di Komisi A DPRD Jember, Senin 29 Juni 2020.

Baca Juga: Niatnya Ingin Sehat dengan Bersepeda, Malah 4 Meninggal Dunia di Yogyakarta

BLT DD yang seharusnya diterima oleh masyarakat sebanyak 600 ribu perbulan, namun pada implementasi dilapangan menurutnya tidak ganap. Malah, ada yang dipotong 100 ribu dan ada juga yang dimintai terlebih dahulu sebelum diberikan bantuannya.

"Harusnya kan 600 ribu dan ini dipotong seratus ribu kadang dimintai dulu malamnya baru besoknya dikasi," imbuhnya.

Zamroni menyampaikan, kejadian ini terjadi di 3 dusun diantaranya dusun olo, darungan dan krajan 2. Dari 3 dusun tersebut yang paling parah terjadi di dusun krajan.

Baca Juga: Jungkook Pernah Menangis Saat Acara BTS, Ternyata Penyebabnya Soal Tulisan untuk Army

"Ada 3 dusun dan yang paling banyak di krajan itu hampir semua dipotong," tuturnya.

Halaman:

Editor: Edy Pranoto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X