Dua Pengedar Obat Keras Berbahaya Diciduk Polsek Tempurejo, Jember

- 24 Mei 2020, 21:16 WIB
Ilustrasi obat-obatan. /pixabay

PORTAL JEMBER - Belakangan marak beredar obat-obatan farmasi yang diperjualbelikan secara masal dan tampa ijin edar.

Seharusnya obat-obatan tersebut harus melewati izin edar serta tidak boleh diperjualbelikan secara masal karena bisa membahayakan jika dikonsumsi sembarangan.

Apalagi, sebagian tergolong obat keras, sehingga kerap disalahgunakan sebagai bahan mabuk-mabukan.

Baca Juga: Lapas di Semarang Tiadakan Kunjungan Lebaran, Diganti dengan Video Call

Mengutip laman Polres Jember, AA dan WJ, pemuda asal Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember, ditangkap petugas polsek setempat karena kedapatan mabuk-mabukan di pinggir jalan, Sabtu 23 Mei 2020.

Penangkapan yang dilakukan oleh Polsek Tempurejo tersebut dilakukan setelah adalaporan dari masyarakat.

Dalam laporan masyarakat tersebut juga menyebutkan bahwa pelaku merupakan pengedar obat-obatan terlarang dan pelaku juga sering melakukan balap liar.

Baca Juga: DPR Ingatkan Presiden Jokowi Lebih Waspada Keluarkan Banyak Kebijakan di Masa Pandemi

Mendengar laporan tersebut, Polsek Tempurejo langsung menuju lokasi di dekat PTPN XII Kebun Kalisanen di Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Jember.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X