Pemkab Jember Tutup Pusat Perbelanjaan dan Pasar Tradisonal Selama Satu Minggu

- 23 Mei 2020, 06:37 WIB
Bupati Jember Faida. /Laman Pemkab Jember

 

PORTAL JEMBER – Di tengah merebaknya virus corona atau covid-19 di Kabupaten Jember, Pemerintah Kabupaten Jember berencana menutup pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.

Penutupan pusat perbelanjaan dan pasar tradisional tersebut dilakukan karena terjadi peningkatan yang signifikan terhadap jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Jember.

Tercatat hingga tanggal 22 Mei 2020, Jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 25 orang, PDP sebanyak 143 orang, ODP sebanyak 242 orang, OTG sebanyak 464 orang dan ODR sebanyak 1.162 orang.

Baca Juga: Hindari Hal Ini Ketika Ramadhan Usai dan Idul Fitri Tiba! Berikut Penuturan Ustadz Khalid Basalamah

Serta akhir-akhir ini banyak ditemui prilaku masyarakat Jember yang riskan terhadap penularan covid-19 yakni dengan berkumpul di pusat perbelanjaan dan tidak mematuhi protokol pencegahan covid-19.

Melihat hal tersebut banyak pihak semakin khawatir termasuk Pemkab Jember.

Dengan kekhawatiran tersebut Bupati Jember Faida, mengeluarkan surat edaran dengan nomor. 800/511/35.09.331/2020, tentang intruksi kepada pengelola pusat perbelanjaan dan pasar tradisional melakukan langkah pencegahan, pada Jumat, 22 Mei 2020, dilansir oleh PORTAL JEMBER dari Facebook Pemkab Jember.

Poin pertama dalam menginstruksikan kepada pengelola pusat perbelanjaan dan pasar tradisional menerapkahn physical distancing dalam alur pelayanan untuk mencegah penularan covid-19.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X