Terkendala Alat Komunikasi, Guru SDN Patemon 01 Datangi Siswa di Rumah

- 25 Maret 2020, 16:16 WIB
Susi, Guru SDN 01 Patemon, Jember ketika mendatangi para siswanya. /Siska Anggraeni/PORTAL JEMBER

PORTAL JEMBER - Pemberlakuan sistem belajar dari rumah oleh pemerintah sejak 16 Maret 2020, membuat sekolah otomatis diliburkan.

Para siswa tidak perlu berangkat sekolah seperti biasanya, begitu juga dengan para guru yang tidak perlu mengajar di kelas.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona (Covid-19) yang telah memakan banyak korban di Indonesia.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, PT KAI Sarankan Semua Urusan Tiket Lewat Aplikasi

Hingga saat ini, semakin banyak orang yang dinyatakan positifCovid-19 dengan gejala utama berupa batuk berdahak dan demam tinggi.

Himbauan kepada masyarakat pun terus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona salah satunya dengan menerapkan sistem belajar di rumah ini dan melakukan physical distancing.

Dalam penerapannya, sistem belajar dari rumah memanfaatkan kemajuan teknologi dengan mengirim tugas kepada siswa melalui aplikasi handphone (HP) seperti Whatsapp.

Baca Juga: Gara-Gara Covid 19, Pilkades Serentak di Kabupaten Boyolali Ditunda

Cara ini terbilang cukup praktis karena memang hampir setiap orang saat ini sudah menggunakan HP.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler

X