Pengamat Kebijakan Publik Unej: Gaji Bupati Disedekahkan Itu Sah tapi Kurang

- 24 Juli 2021, 15:54 WIB
Pengamat Kebijakan Publik Unej Hermanto Rohman.
Pengamat Kebijakan Publik Unej Hermanto Rohman. /Tim Portal Jember 04/Portal Jember

PORTAL JEMBER - Langkah Bupati Jember Hendy Siswanto yang menyampaikan memberikan gajinya kepada masyarakat direspon oleh Pengamat Kebijkan Publik Universitas Jember Hermanto Rohman.

Dirinya merasa hal teresebut sah saja tapi kurang tepat dan tidak maksimal.

Seharusnya menurut Hermanto, bupati Jember memaksimalkan APBD yang sampai saat ini sangat ditungggu masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Memberikan Resep agar Wajah Glowing Hanya dalam Satu Bulan

Hermanto mengatakan, berdasarkan PP no 109 tahun 2000 sudah dijelaskan bahwa hak yang melekat kepada kepala daerah yakni gaji, tunjangan dan anggaran operasional.

"Kalau motif yang dipakai oleh kepala daerah yang memberikan gajinya kepada masyarakat harus diapresiasi, tetapi itu saja tidak cukup. Harus ada upaya lebih dalam memaksimalkan APBD Jember," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu 24 Juli 2021.

Menurutnya langkah yang diambil Bupati Jember Hendy Siswanto akan menjadi bias sebab hal tersebut tidak memecahkan masalah di masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga: Buya Yahya: Inilah Orang Tua yang Diseret ke Neraka karena Anaknya

Maka seharusnya, menurut Hermanto memacu APBD dengan maksimal melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Halaman:

Editor: Talhah Lukman Ahmad


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X