Serapan APBD Jember Sampai Pertengahan Juli Hanya Rp5 Miliar, Ada Apa?

- 23 Juli 2021, 18:06 WIB
Ilustrasi APBD.
Ilustrasi APBD. /FOTO: Pixabay/Stevepb/

PORTAL JEMBER - Serapan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) di Kabupaten Jember sampai saat ini masih belum terserap maksimal, di masa pandemi Covid-19.

"Jember saat ini mengalami keterlambatan dalam penyusunan APBD Jember dan baru selesai pada bulan Mei 2021 lalu dan mempengaruhi keterlambatan serapan anggaran," ujar Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tita Fajar Aryatiningsih saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat 23 Juli 2021.

Pemerintah Kabupaten Jember melaporkan kepada Pemerintah Provisi Jawa Timur tentang serapan anggaran, Tita menjelaskan sejak bulan Mei hingga 15 Juli lalu ini serapan anggaran Jember baru 5 miliar rupiah saja.

Baca Juga: Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bandingkan Penanganan Covid-19 Indonesia vs Amerika

"Realisasi anggaran yang dilaporkan ke Kemendagri melalui Pemprov Jawa Timur, merupakan realisasi bulan Mei hingga akhir Juni lalu. Baru sekitar Rp5 miliar yang sudah dicairkan," imbuhnya.

Total BTT Jember senilai Rp21 miliar dan pada awal Juli 2021 dicairkan sebesar Rp5 miliar saja. Bahkan pengajuan pencairan anggaran juga sudah banyak yang masuk, namun masih dalam proses evaluasi oleh Inspektorat.

"Anggaran tersebut bukan termasuk anggaran penanganan Covid-19 yang dialokasikan sebesar 150 miliar rupiah. Sekarang sudah ada pengajuan tetapi masih akan diperiksa terlebih dahulu," tuturnya.

Baca Juga: dr. Adaninggar Ungkap Kenapa Hasil Tes Antigen dan Swab PCR Negatif tapi Masih Dibilang Covid-19

Sementara Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, mengakui baru menerima perubahan penjabaran Perbup APBD dari pemkab Jember hari Senin kemarin. Di mana dalam Perbup tersebut terdapat rencana alokasi anggaran penanganan Covid senilai Rp150 Miliar.

Halaman:

Editor: Jansilmi Nur Al-Zia


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X