Polemik Pemilihan Ketua Askab PSSI Jember Memanas, Proses Tahapan Pemilihan Ketua Dinilai Tidak Transparan

- 4 Mei 2021, 15:15 WIB
Pemilik Klub Putra Sukorejo Syaiful Bahri.
Pemilik Klub Putra Sukorejo Syaiful Bahri. /Portal Jember/Angga Juli Setiawan

PORTAL JEMBER - Polemik pemilihan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember kian memanas. Kini Sejumlah pemilik klub di Jember mengadukan persoalan tersebut ke DPRD Jember.

Hal ini dikarenakan banyaknya persoalan menjelang pemilihan Ketua Askab PSSI Jember, salah satunya tidak transparannya pelaksanaan pemilihan sesuai aturan.

"Kami menyampaikan kepada DPRD Jember ini agar kami diperhatikan sebagai insan sepak bola, karena seharusnya proses kongres ini berjalan secara transparan termasuk laporan dan evaluasi selama menjabat sebagai ketua Askab," ujar pemilik Klub Putra Sukorejo Syaiful Bahri saat hearing di Komisi D DPRD Jember, 4 Mei 2021.

Baca Juga: 5 Jenis Font yang Disarankan dalam Membuat CV, Para Pencari Kerja Wajib Tahu

Selama kepemimpinan sebelumnya Askab juga tidak pernah menggelar kompetisi lokal dan adanya pembentukan komite banding serta komite pemilihan yang tidak transparan.

"Ya tidak pernah ada kompetisi lokal dan Askab memang sengaja membentuk komite tanpa ada transparansi," imbuhnya.

Pihaknya juga menilai bahwa proses pencalonan ketua Askab ini, sudah didesain bahwa akan dipilih secara aklamasi. Termasuk informasi bakal calon yang dipersempit waktu pengumumannya.

Baca Juga: Apa yang Kamu Lakukan Saat di Depan Rumahmu Ada Kegiatan Membersihkan Lingkungan? Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5

"Semua ini tidak transparan karena semua informasi dipersempit, padahal saya voters dan saya bandingkan dengan sebelumnya ini saat ini jauh berbeda prosesnya terkesan ditutup-tutupi," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Jati Kuncoro

Sumber: Portal Jember


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X