Kabar Buruk: Bumi Semakin Panas, Ilmuwan Laporkan 40 Persen Es di Kutub Utara Ambrol

- 9 Agustus 2020, 16:30 WIB
ILUSTRASI. Akibat Arktik telah memanas dua kali lipat pada tingkat global selama 30 tahun terakhir, lapisan es terakhir di Kutub Utara Kanada runtuh.* /PIXABAY/

PORTAL JEMBER - Di tengah masa pandemi yang tidak jelas kapan akan berakhir, masalah lain yang tidak kalah penting yakni pemanasan global.

Isu pemanasan global telah lama digaungkan oleh para ilmuwan ketika melihat kondisi bumi yang semakin memanas.

Baru-baru ini, para ilmuwan di Layanan Es Kanada telah melaporkan kabar buruk bahwa es utuh terakhir Kanada di Kutub Utara telah runtuh.

Baca Juga: Menopause Dini Sangat Menakutkan bagi Perempuan, Kenali Gejala dan Upaya Antisipasinya

Bahkan, berdasarkan informasi, penyusutan es itu terjadi sekitar 80 kilometer persegi atau sekitar 40 persen dari luas awalnya.

Kejadian itu hanya terjadi dalam dua hari di akhir pada Juli lalu.

Ilmwuan percaya pecahnya es didorong terjadinya rekor suhu di wilayah tersebut, utamanya yang telah diukur 5 derajat Celcius (9 derajat Fahrenheit) di atas rata-rata dalam 30 tahun musim panas ini.

Baca Juga: Begini Aturan Kencan 3 Agensi Idol Besar YG, JYP, Dan SM Yang Sedikit Berbeda

"Bongkahan itu sebesar luas kota. Itu adalah potongan es yang besar," ujar anggota tim peneliti dan ahli glasiologi dari Universitas Ottawa, Luke Copland.

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: republika, Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X