Zoom Hanya Perketat Keamanan untuk Pelanggan Berbayar, Tidak Berlaku yang Gratis

- 2 Juni 2020, 08:12 WIB
Zoom. /The Verge

PORTAL JEMBER – Sebagian kalangan menilai, aplikasi video conference Zoom dinilai kurang aman bagi penggunanya.

Selain itu, dalam sejumlah kasus yang pernah mencuat, para peretas juga mudah melakukan pembobolan, atau ada pula kasus Zoom Bombing.

Lantas, bagaimana agar aman saat menggunakan Zoom?

Baca Juga: 4 Cara Mudah dan Efektif Membersihan Keyboard Laptop

Pihak Zoom menyatakan akan memperketat keamanan untuk pelanggan berbayar dan institusi sekolah. Tetapi, hal itu tidak berlaku untuk akun gratis.

"Dalam waktu yang bersamaan Zoom berusaha memperbaiki keamanan, mereka juga menambah kepercayaan dan keamanan," kata konsultan keamanan Zoom, Alex Stamos, dikutip dari Reuters, Senin 1 Juni 2020.

Stamos mengemukakan hal tersebut dalam diskusi dengan kelompok pembela kekerasan seksual terhadap anak dan kebebasan masyarakat mengenai keamanan di platform tersebut, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Kegiatan Pesantren Harus Berjalan, Polda Jawa Timur Dukung Penerapan New Normal

Stamos mengatakan mereka berencana akan mengubah keamanan telekomunikasi lewat Zoom. Namun, tidak dijelaskan apa yang akan mengalami perubahan.

Perubahan tersebut berlaku antara lain untuk organisasi nirlaba atau pengguna seperti pembangkang politik, yang mungkin memenuhi kualifikasi untuk panggilan video yang lebih amal.

Rencana Zoom untuk keamanan berupa kombinasi teknologi, keamanan dan bisnis. Menurut Stamos, pemberlakuan enkripsi penuh pada pertemuan lewat Zoom akan membuat tim keamanan Zoom tidak bisa bergabung sebagai peserta untuk mengatasi masalah.

Baca Juga: Cukup Dua Jam, Lumajang Sudah Bisa Mengetahui Hasil Tes Swab

Zoom banyak dikritik oleh para pakar keamanan siber karena banyak temuan yang menunjukkan platform tersebut kurang aman.

Zoom juga bermasalah dengan regulator Amerika Serikat, Federal Trade Comission karena enkripsi mereka dinilai tidak tepat.***

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X