Kelelawar Tapal Kuda Diwaspadai karena Menjadi Inang bagi Virus Corona

- 25 Mei 2020, 15:43 WIB
HEWAN kelelawar dalam habitat aslinya.*

PORTAL JEMBER - Ahli virus Tiongkok mulai memberi perhatian pada hewan yang berpotensi menjadi inang dari virus corona. Inang adalah tempat tumbuhnya parasit.

Jenis hewan yang diwaspadai karena menjadi inang bagi virus corona adalah kelelawar jenis tapal kuda.

Dalam penelitiannya, ahli virologi Tiongkok Shi Zhengli menemukan adanya sebuah ras hasil evolusi antara virus corona dan inangnya.

Baca Juga: Adik Via Vallen Positif Covid-19, Rumah Didatangi Satpol PP dan Polisi

Evolusi itu, sebut Shi, dapat menimbulkan beragam genetik di dalam virus tersebut sebagaimana dikutip dari Antara, Senin 25 Mei 2020.

Pada saat dunia sedang berusaha keras mencari kesimpulan asal virus dan menuduh Tiongkok atas lepasnya virus corona dari sebuah laboratorium di Lembaga Virus Wuhan (WIV), Shi memublikasikan temuan barunya yang menegaskan bahwa Rhinolophidae adalah salah satu jenis kelelawar yang merupakan inang dari covid-19.

Baca Juga: Rekor! Lebih 90 Persen Pasien Thailand Sembuh dengan Nihil Kasus dan Kematian 4 Hari Bulan Mei

Penelitian itu mendapati kelelawar jenis itu membawa banyak virus corona dengan keragaman genetik yang tinggi, terutama dalam protein lonjakan yang menempel pada sel manusia dan menginfeksinya.

Beberapa virus di dalam kelelawar dapat memanfaatkan ortolog protein manusia, yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) sebagai reseptor SARS-CoV untuk bisa merasuki dan menginfeksi sel manusia.

Baca Juga: Peziarah Hanya Bisa Tabur Bunga di Luar Pemakaman Muslim di Denpasar

SARS-CoV merupakan SARS yang sangat berkaitan erat dengan COVID-19.

Penelitian Shi pertama kali dipublikasikan dalam platform bioRxiv berjudul "Evolusi antara virus dan inangnya memicu beragam genetika dalam kelelawar SARS" pada 14 Mei 2020.

Temuan itu menyebutkan bahwa protein spike SARSr-CoV dan kelelawar tapal kuda ACE2 mungkin telah berevolusi dan mengalami seleksi yang ketat satu sama lain.

Baca Juga: Film Korea Deranged Tayang di Trans7 Malam Ini, Berkisah Wabah Penyakit Misterius di Sungai Han

Selanjutnya studi tersebut mengarah pada pembuktian bahwa kelelawar tapal kuda telah menjadi inang alami SARSr-CoVs.

Pengawasan berkelanjutan terhadap kelompok virus ini pada kelelawar sangat diperlukan untuk mencegah penyakit serupa SARS berikutnya.***

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X