Peneliti Temukan Lempeng Tektonik Raksasa di Samudra Hindia Terbelah Menjadi Dua

- 23 Mei 2020, 12:30 WIB
PETA yang menunjukkan Wharton Basin, tempat gempa berkekuatan 8,6 dan 8,2 pada tahun2012 (titik merah dan putih).*

PORTAL JEMBER – Secara geologis, lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia terbelah menjadi dua, hal ini disampaikan peneiti melalui studi terbaru.

Lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia tersebut dikenal sebagai lempeng tektonik India-Australia-Capricorn.

Meskipun peneliti menemukan lempeng tersebut terbelah, namun kecepatannya sangat lambat, yakni sekitar 0,06 inci (1,7 milimeter) per tahun.

Baca Juga: Makan Makanan Manis Saat Lebaran, Simak 5 Cara Alami dan Mudah untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Sehingga diperkirakan dua lempeng itu akan menjauh dengan jarak sekitar 1,7 kilometer dalam waktu 1 juta tahun.

"Ini bukan struktur yang bergerak cepat, tetapi masih signifikan dibandingkan dengan batas-batas planet lain," kata rekan peneliti studi Aurélie Coudurier-Curveur, seorang peneliti senior geosains laut di Institut Fisika Bumi Paris, Perancis, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari LiveScience.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Lempeng Tektonik Raksasa Terbelah Menjadi Dua di Samudra Hindia"

Sebagai contoh, sesar Laut Mati di Timur Tengah bergerak sekitar 0,2 inci (0,4 cm) per tahun sedangkan Sesar San Andreas di California bergerak sekitar 0,7 inci (1,8 cm) per tahun.

Baca Juga: Niat Shalat Idul Fitri Berjamaah dan Sendiri Berikut Beserta Artinya

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X