Peneliti Ungkap Nyaris 45 Persen dari 200 Juta Cuitan Virus Covid-19 di Twitter Ternyata Bot

- 22 Mei 2020, 10:30 WIB
Ilustrasi Twitter. /PIXABAY

PORTAL JEMBER – Siapa sangka, ternyata nyaris setengah dari seluruh akun pengguna aplikasi media sosial Twitter yang menyebarkan informasi pandemi covid-19 kemungkinan adalah bot.

Hal tersebut diketahui oleh peneliti dengan cara memilah lebih dari 200 juta cuitan yang membahas covid-19 di Twitter sejak Januari 2020 lalu.

Informasi tersebut dilaporkan oleh peneliti dari Carnegie Mellon University pada Rabu, 20 Mei 2020.

Baca Juga: Di Bali, Pengendara Motor Tak Pakai Masker Justru Tidak Dihukum Tapi Disambut Tarian Lokal

Sekitar 45 persen akun yang dicurigai memiliki perilaku lebih seperti robot terkomputerisasi ditemukan telah mengirim cuitan di Twitter.

"Kami tahu itu kelihatannya seperti mesin propaganda, dan pasti cocok dengan buku pedoman Rusia dan Tiongkok, tetapi akan membutuhkan banyak sumber daya untuk membuktikannya," kata Kathleen Carley selaku profesor ilmu komputer di Carnegie Mellon University, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari NPR.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Peneliti Sebut 45 Persen dari 200 Juta Cuitan Virus Corona di Twitter Adalah Bot"

Carley kini sedang melakukan penelitian tentang aktivitas virus covid-19 yang dihasilkan bot di Twitter tetapi belum dipublikasikan.

Baca Juga: Inilah Sosok Suami Tante Ernie Pemersatu Bangsa yang Belum Banyak Diketahui Orang

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X