Migrasi Manusia Purba yang Belum Diketahui Terungkap Melalui Analisis Genom

- 8 April 2021, 07:30 WIB
Ilustrasi tengkorak manusia purba /Unsplash.com/Tranava University

PORTAL JEMBER - Urutan genetik dari sisa-sisa manusia yang berusia 45.000 tahun telah mengungkapkan migrasi yang sebelumnya tidak diketahui ke Eropa.

Dilansir PORTAL JEMBER dari Channel News Asia, penelitian menunjukkan ada percampuran dengan Neanderthal pada periode itu, lebih umum daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Penelitian ini didasarkan pada analisis beberapa sisa-sisa manusia purba, termasuk seluruh potongan gigi dan tulang yang ditemukan di sebuah gua di Bulgaria tahun lalu.

Baca Juga: BCL Peluk Mesra Ariel NOAH dari Belakang Kejutkan Publik, Warganet: Jodoh ya Semoga

Pengurutan genetik menemukan sisa-sisa itu berasal dari individu yang lebih dekat hubungannya dengan populasi saat ini di Asia Timur dan Amerika daripada populasi di Eropa.

"Ini menunjukkan bahwa manusia purba termasuk migrasi manusia modern ke Eropa yang sebelumnya tidak diketahui dari catatan genetik," kata penelitian yang diterbitkan Rabu di jurnal Nature.

Ini juga "memberikan bukti bahwa setidaknya ada beberapa kesinambungan antara manusia modern paling awal di Eropa dan kemudian orang di Eurasia", studi tersebut menambahkan.

Penemuan ini "menggeser pemahaman sebelumnya tentang migrasi manusia purba ke Eropa", kata Mateja Hajdinjak, peneliti asosiasi di Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusi Jerman yang membantu memimpin penelitian.

Baca Juga: Heboh Amanda Manopo Kenakan Pashmina Disamping Arya Saloka, Netizen: Andin Cantik Pakai Hijab

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Channel News Asia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X