Infeksi 29 Juta Orang, WHO Sebut Covid-19 Bukan Pandemi Terakhir

- 16 September 2020, 14:30 WIB
Logo WHO.* //ANTARA

PORTAL JEMBER - Pandemi Covid-19 telah muncul sejak akhir 2019 lalu di Wuhan Tiongkok.

Sejak kemunculannya, virus Covid-19 kemudian menyebar cepat ke seluruh wilayah hingga ke berbagai negara di dunia.

Bahkan, saat ini kasus baru akibat Covid-19 dilaporkan masih terus mengalami peningkatan setiap harinya.

Baca Juga: Jadwal Acara RTV Hari Ini, Rabu 16 September 2020, Ada Omar Hana, Masked Rider Black dan Ultraman

Pada Senin 14 September 2020 lalu, Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi peringatan bahwa Covid-19 adalah pertanda keadaan darurat kesehatan global di masa depan dan menyerukan investasi politik dan keuangan untuk mencegah pandemi.

"Ini bukan pandemi terakhir, atau darurat kesehatan global terakhir. Kita tidak tahu seperti apa keadaan darurat kesehatan berikutnya, tapi kita tahu itu akan datang dan kita harus bersiap," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada peluncuran laporan Dewan Pemantauan Kesiapsiagaan Global (GPMB) 2020.

GPMB adalah badan pemantauan dan akuntabilitas independen untuk memastikan kesiapan menghadapi krisis kesehatan global.

Baca Juga: Maaf, Insentif Kartu Prakerja Gelombang 9 Gagal Cair Jika Lupa Hal ini

Menurut data Universitas Johns Hopkins AS, infeksi virus Covid-19 telah menembus 29 juta kasus di seluruh dunia dengan 924.953 kematian dan hampir 19,7 juta pemulihan.

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: republika, Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X