‘Perang Vaksin’, Menkes Jerman Sebut Vaksin Covid-19 Rusia Meragukan dan Belum Teruji

- 13 Agustus 2020, 13:50 WIB
Kementerian Kesehatan Rusia berencana memulai produksi massal vaksin secepatnya. /- Foto: The Moscow Times

 

PORTAL JEMBER - Upaya menemukan vaksin bagi virus corona yang saat ini tengah mewabah tak ubahnya seperti pertandingan antar negara.

Sejumlah negara yang memang memiliki kapasitas, berlomba-lomba menunjukkan pencapaiannya dalam upaya menghentikan wabah melalui penemuan vaksin.

Selain Tiongkok sebagai negara di mana virus corona bermula, Rusia adalah salah satu negara yang begitu getol mencoba menjadi negara pertama yang vaksinnya disetujui oleh dunia.

Terkait dengan hal itu, Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn memperingatkan vaksin virus corona buatan Rusia berbahaya dan belum teruji dengan benar.

Dia mengklaim vaksin Rusia dapat menyebabkan masyarakat tak mempercayai vaksinasi di masa depan jika ternyata tidak aman atau tidak efektif.

Baca Juga: Berusia Lebih dari Setengah Abad, Selebgram Ini Dikira Penggemarnya Masih Berumur 25 Tahun

Presiden Rusia, Vladimir Putin Selasa, 10 Agustus 2020 mengatakan pemerintahnya telah memberikan persetujuan regulasi untuk vaksin virus corona pertama di dunia dan berharap segera memulai produksi massal.

Namun, vaksin tersebut belum menyelesaikan uji coba fase 3, yang dianggap penting dalam mendemonstrasikan keamanan dan kemanjuran vaksin, biasanya diselesaikan sebelum persetujuan regulasi diberikan.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X