Pecahkan Rekor Lukisan Termahal, 'Salvator Mundi' Karya Leonardo da Vinci Ini Diragukan Keasliannya

- 9 Agustus 2020, 20:45 WIB
Lukisan Salvator Mundi Karya Da Vinci.*/ /DailyMail.com

PORTAL JEMBER - Untuk sebuah mahakarya dari tokoh ternama, mereka yang beruang tak segan untuk merogoh kocek dalam-dalam. Seperti yang dilakukan oleh Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Ia mengeluarkan dana sebesar $450 juta atau Rp 6,5 triliun untuk memiliki lukisan Salvator Mundi yang diklaim merupakan mahakarya Leonardo da Vinci.

Sayangnya, meski belum jelas keberadaan tepatnya saat ini, kontroversi kembali muncul terkait lukisan termahal itu. Beberapa kecurigaan muncul mengenai autentisitas karya milik Putra Mahkota Arab Saudi yang diklaim 'tertipu'.

Dikutip dari Galamedianews.com, keraguan kali ini muncul dari pakar seni Jacques Franck yang meyakini Salvator Mundi dibuat oleh dua asisten Da Vinci. Dilepas tahun 2017 di rumah lelang Christie’s New York, sempat dirahasiakan muncul kabar pembelinya tak lain Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Baca Juga: Laki-laki Juga Bisa ‘Menopause Dini’, Kenali dan Antisipasi Gejalanya

Menyoal keasliannya, Franck yang juga sejarawan Prancis menilai jemari kanan Salvator Mundi yang merupakan gambaran Yesus Kristus tidak memiliki ketepatan anatomi yang biasa didapati dari setiap karya Da Vinci.

“Ketika telunjuk dan jari tengah diangkat sepenuhnya, seseorang tidak dapat menekuk jari lainnya secara ekstensif seperti pada tangan Salvator Mundi. Ini gerakan yang tidak mungkin," paparnya.

Dalam esai untuk jurnal ArtWatch UK, Franck juga mengklaim terlalu banyak kuku di tangan lainnya yang terlihat. Menurutnya tidak mungkin pula Da Vinci yang sangat fanatik pada presisi anatomi akan melukis hidung yang panjang dan tipis. Belum termasuk ikal rambut Kristus dan bayangan lehernya yang dirasa tak mungkin.

Baca Juga: Menopause Dini Sangat Menakutkan bagi Perempuan, Kenali Gejala dan Upaya Antisipasinya

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X